Minggu, 01 Juli 2018

tugas UAS dini nurwahidah H.1510296


SIGUNG SANG PENOLONG

Disebuah hutan hidupah seekor hewan yang bernama sigung. Hewan ini  terkenal karena memilki bau yang sangat menyengat. Akibat dari baunya tersebut tidak ada yang mau berteman dengannya. Ia selalu dijauhi oleh hewan lain. Setiap ia menghampiri hewan-hewan yang lain, mereka langsung pergi dan berkata “kau ini hewan yang bau.. jangan dekati aku!”  sigung merasa merasa dan ia merasa tidak bahagia dengan bau yang ia miliki.
Disuatu hari para hewan-hewan berkumpul untuk membicarakan tentang si pemburu yang selama ini sangat meresahkan . Banyak hewan yang mati terbunuh oleh si pemburu itu. Ada yang dijadikan sebagai makanan, ada hewan yang diambil kulitnya dan ada hewan yang diambil taringnya.. pemburu ini membuat resah seluruh hewan yang ada dihutan.. hewan-hewan tersebut memikirkan bagaimana caranya untuk mengusir si pemburu tersebut.
“aku punya ide nih, Bagaimana kalau aku dan teman-temanku menghadang pemburu didepan pati mereka tidak akan bisa masuk kehutan lagi ” ujar gajah.
“jangan!!! Ucap kancil. “para pemburu itu kan membawa senapan, mereka pasti akan menembak mu begitu melihatmu dan pasti mereka akan megambil gadingmu… apa kamu mau?” Tanya kancil
“tidaakk… aku tidak mau? lantas apa yang harus kita lakukan?”Tanya gajah.
“kalau begitu aku aja, aku akan menggunakan duri ditubuhku agar merea tidak bisa melangkah kemari”, tawar landk.
“tidak bisa.. aku lihat mereka memakai sepatu yang sangat tebal duri tidak akan bisa menembusnya”, kata monyet.
“bagaimana dengan kamu harimau, kamu kan berbadan besar serta memilki kuku dan taring yang tajam mereka pasti takut denganmu” kata tikus.
“tidak bisa, teman-temanku sudah banyak yang tertembak oleh pemburu”. Jawab harimau.
“terus kita haru berbuat apa? Kalau dibiarkan kita semua akan mati ditangan pemburu?” kata kura-kura yang mulai ketakuan.
Saat para hewan sedang merasa kebingungan, sigung pun dating dan memberikan sebuah ide.
“aku tau cara mengusir pemburu”, kata sigung
“Bagaimana caranya?” Tanya katak.
Aku dan teman-temanku akan berkumpul dan memasang perangkap bau yang bertubi-tubi. Karena mereka berbahaya aku dan teman-temanku akan bersembunyi. Jadi semua aman dan bau dari kami masih bisa dirasakan”, jelas sigung.
Setiap hewan menatap satu sama lain. Mereka berfikir ide dari sigung adalah ide yang bagus, karena hewan-hewan dihutan saja merasa kebauan, apalagi para pemburu itu. Semua hewan pun menyetujuinya dan mulai menjalankan rencana terebut.
Saat para sigung mendekat ke sisi pemburu, para hewan yang lain menjauh ke sisi lainnya menghindari bau sigung. Semua sigung sudah bersembunyi dan siap menyerang. Mereka tinggal menunggu para pemburu itu datang. Sebelum itu, mereka sudah makan banyak durian agar bisa buang gas yang sangat bau. Tak lama para pemburu pun datang. Para sigung mulai mengeluarkan gas baunya.
Mereka ada dimana-mana. Ada di balik semak, di atas pohon, sampai di dalam tanah. Karena baunya yang semakin menyengat, para pemburu itu berbalik dan pergi menjauhi hutan mereka. Rencana para sigung berhasil. Untung saja, para pemburu itu tidak membawa masker gas.
Mendengar teriakan pemburu yang mengeluh dari kejauhan, para hewan yang lain bahagia mendengarnya. Mereka semua kembali untuk menghampiri sigung. Tentu saja, sebisa mungkin dengan tidak mencium bau gas yang masih tersisa. harimau datang menghampiri dan berkata pada semuanya.
"berkat kekurangannya sekarang dia jadi penyelamat kita. Kita tidak boleh memusuhi sigung karena baunya. Karena bau inilah, mereka dapat menolong kita.", kata harimau.
Akhirnya, sigung dapat bermain dengan teman-teman hewan lainnya lagi. Mereka tetap mau bermain dengan sigung, tapi tidak baunya lagi. Karena sudah berhasil menyelamatkan hutan Sekarang, hutan menjadi aman dan mereka selamat dari pemburu.

Sabtu, 30 Juni 2018

dini nurwahudah h.1510296 tugas UAS


IMPIAN SI ANAK KAMPUNG

Bemimpilah setinggi langit… ya.. bagi banyak orang pepatah ini mungkin tak asing didengar begitupun dengan aku yang menjadikan pepatah itu sebagai acuan untuk semua cita-citaku.. Nama ku andini.. usiaku 17 tahun dan kini aku duduk dibangku kelas 3 SMA. Aku adalah seorang anak petani yang tinggal di sebuah perkampungan di daerah bogor. Walaupun aku orang kampung namun aku tak pernah berhenti untuk bermimpi. Bagiku bermimpi itu adalah hak semua orang tak memandang dia kaya… miskin… orang kota bahkan orang kampung sepertiku. Menjadi seorang guru adalah impian ku sejak kecil apabila ada yang bertanya kepadaku “kalau udah besar ingin jadi apa?”… aku selalu lantang menjawab “aku ingin jadi guru”.. walaupun banyak orang yang bilang “ngapain sih jadi guru sekolah bahkan kuliah mahal-mahal… tapi nanti gajinya kecil?”.. aku tak pernah patah semangat untuk menjadi seorang guru.. bagi ku pekerjaan itu bukan hanya tentang gaji dan uang bukanlah segalanya … Selain ingin menjadi guru aku juga memiliki impian ingin membuka sekolah gratis bagi anak-anak dikampungku.. karena bagi mereka sekolah tinggi adalah hal yang tak mungkin terjadi, dari kecil mereka sudah diajarkan untuk bekerja membantu orang tua di kebun dan disawah.. sekolah sampai tingkat menengah atas bagi mereka adalah hal yang sangat mustahil.
Setiap pagi sebelum berangkat sekolah aku selalu membantu ibuku menyiapkan makanan untuk bekal makan siang orang tuaku disawah nanti.. saat menyiapkan makanan aku mengutarakan impianku kepada ibuku..
“bu aku ingin kuliah” ucapku pelan ..
“mau kuliah bagaimana kamu nak? Biaya sekolah SMA saja ibu dan ayah sulit bayarnya..  Ibu dan ayah ga punya uang nak.. buat makan sehari-hari aja kita susah.” Kata ibu sambil membelai lembut rambutku.
“aku pengen jadi guru bu…biar aku bisa buka sekolah disini bu”.. kata ku sambil menahan tangis.
“hilangkan impian mu dari kepalamu nak..ayah dan ibu hanya seorang petani.. dengan kamu lulus SMA dan menjadi pegawai di toko saja itu sudah cukup.. jangan membuat mimpi yang terlalu tinggi nak” kata ibu tegas.
Air mata yang ku tahan sejak tadi kini tumpah. Aku menagis bukan karena ibu melarang cita-citaku menjadi guru. Yang aku tangisi adalah kehidupanku.. apakah aku salah bermimpi begitu tinggi? Kulihat ibu juga menahan tangis. Aku tahu ibu juga merasa sedih dengan keadaanyang keluargaku alami. aku tak ingin membuat ibuku bertambah sedih segera aku bergegas membereskan bekal untuk orangtuaku dan kemudian berangkat ke sekolah..
Sejak kejadian itu aku tak pernah mengungkit cita-citaku didepan orang tuaku.. cukup ku pendam saja semua cita-citaku berharap suatu saat nanti akan menjadi kenyataan..
Keesokan harinya disekolahku akan kedatangan kakak-kakak mhasiswa dari salah satu universitas untuk mensosialisasikan mengenai seleksi nasional masuk perguruan tinggi negri atau biasa disingkat SNMPTN. Dan seluruh siswa wajib untuk mendaftarkan diri.. aku putuskan untuk mengambil jurusan FKIP dengan program studi PGSD.. karena memang aku ingin menjadi guru SD. Aku mendaftarkan diri tanpa sepengetahuan orang tuaku.
Hari berganti begitu cepat. Tak terasa ujian nasional telah ku lewati dan besok adalah pengumaman SNMPTN. Semua siswa begitu gembira.. begitupun dengan aku. Jantungku terasa berdetak sangat kencang saat aku membuka website yang berisikan pegumuman SNMPTN. Ku cari nama ku sampai kutemukan nama  “Andini Wardani” .. saking senangnya aku sampai berteriak “aku lolos.. aku lolos” tak perduli di sampingku banyka teman-teman kelasanku.. aku bergegas pulang kerumah dan ingin memberitahukan kabar gembira ini kepada orang tua ku.
“assalamualaiku…. Ayaahh… ibuuu…”
“waalaikum salam nak” jawab ayahku
“yah aku lolos SNMPTN.. aku akan kuliah” kata ku dengan wajah yang sangat bahagia.
“ibu udah bilang nak… kuliah itu mahal… ibu dan ayah ga sanggup bayarnya… kenapa kamu ga ngerti juga sih” kata ibuku dengan nada tinggi
“aku janji bu aku akan cari beasiswa di kampus… aku janji” sambil memegang erat tangan kedua orang tua ku.
“kenapa sih kamu ingin jadi guru… gaji guru itu kecil ayah ingin kamu kerja di toko. Gaji ditoko lebih besar” kata ayahku.
“aku mau buka sekolah disini yah.. aku ingin mengajari anak-anak di kamupung ini.. agar mereka semua bisa jadi anak yang cerdas.. yang memiliki cita-cita yang tinggi.. agar bisa membahagiakan orang tuanya.. sama seperti aku yang ingin mengangkat derajat ayah dan ibu apabila aku menjadi guru” tak terasa air mata ku mengalir saat aku mengutarakan keinginan ku menjadi guru. Ayah dan ibuku langung memeluk diriku dengan erat.
“jadilah guru yang baik dan amanah ya nak” kata ibuku sambil mengusap air mataku
“buatlah ayah bangga memiliki anak seorang guru nak” sambung ayah ku sambil mengusap kepalaku.
Mendapat dukungan dari orang tuaku membuat aku sangat bahagia dan menambah semangat aku untuk mewujudkan semua impianku..
Tak terasa 4tahun sudah berlalu dan kini semua impianku telah terwujud. Sekarang aku menjadi seorang guru di sekolah dasar favorit dan ternama dikota bogor aku menjadi wali kelas di kelas 3sd.. tak hanya itu impian ku untuk membuka sekolah di kampungku pun terwujud..  setiap sore setelah aku pulang mengajar banyak anak-anak yang selalu setia menunggu untuk bisa belajar dengan ku.. banyak anak dikampungku yang sebelumnya, tidak bisa membaca, tidak bisa berhitung, tidak mengenal huruf dan angka. Sekarang mereka semua menjadi anak yang pintar.
Setiap pagi aku berangkat mengajar aku selalu bertemu dengan anak-anak di kampung ku.. dan mereka selalu berkata “teteh nanti sore belajar lagi ya”.. dan ini adalah kebahagiaan yang sesungguhnya melebihi dari pekerjaan dengan gaji besar. teruskan lah cita-citamu menjadi guru dan buktikan pada semua orang bahwa menjadi guru adalah pekerjaan yang sangat mulia. Jangan pernah takut untuk bermimpi ketika kamu sudah yakin dengan cita-citamu. Percayalah,.. tuhan akan memberikan jalan yang terbaik.

Selasa, 17 Januari 2017



Saat pertemuan pertama di kelas saya yaitu kelas A3-1 belajar mengenai teori TIK, menurut saya TIK adalah sarana yang sangat berperan penting untuk membantu kita mengakses berbagai macam pengetahuan melalui situs - situs yang telah tersedia, membantu kita terhubung dengan dunia luar melalui media - media canggih yang telah tersedia pada saat ini seperti komputer, jaringan internet, handphone, tablet, dsb .Di dalamnya terdapat berbagai macam pengetahuan, berbagai macam info yang ada di dunia. TIK juga sangat berperan sekali dalam hal saling bertukar informasi, saling berbagi ilmu, serta saling berkomunikasi dengan dunia luar.Jaringan ini sangat membantu dalam hal kemajuan bidang pendidikan melihat dari sisi positifnya.
selain itu kami juga mempelajari tentang Microsoft access, Microsoft Access  adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Fungsi/kegunaan utama dari Ms.Access yaitu untuk menangani proses manipulasi data dan pembuatan sebuah system. Hadirnya Microsoft Access dapat dimanfaatkan sebagai media untuk membuat aplikasi web dasar.




Minggu, 13 November 2016


  
  Pendidikan di Negara Indonesia
1.    System pembelajaran
2.    Kurikulum Indonesia:
Kurikulum merupakan dasar dan pedoman dalam menjalankan sistem pendidikan nasional. Sepanjang usia kenegaraan, Indonesia pun telah memiliki 10 kurikulum pendidikan.
Dikutip dari laman Ditjen Dikti Kemendikbud, Senin (15/12/2014), perubahan kurikulum itu terjadi pada 1947, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, 1999, 2004, 2006 dan 2013. Perubahan ini sendiri merupakan keniscayaan sebagai konsekuensi perubahan zaman. Faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut berasal dari internal Indonesia seperti sistem politik, sosial budaya, ekonomi, serta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Selain itu, faktor eksternal seperti tingkat daya saing antarnegara juga turut menentukan arah kurikulum pendidikan nasional.
Kemendikbud menyebut, sebagai seperangkat rencana pendidikan, kurikulum perlu dikembangkan secara dinamis sesuai dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Meski demikian, perubahan tersebut tetap mengacu pada Pancasila dan UUD 1945. Perbedaanya ada pada penekanan pokok dari tujuan pendidikan serta pendekatan dalam merealisasikannya.
Secara sederhana, periode 1947-1968 merupakan masa Kurikulum Rencana Pelajaran. Pada masa ini, pemerintah Indonesia yang baru lahir berupaya mengembalikan arah pendidikan yang berorientasi kolonial menjadi pendidikan sesuai kepentingan nasional.
Kemudian, pada periode 1975-1994, kurikulum dirancang untuk berorientasi pada pencapaian tujuan. Sistem pendidikan pada masa ini menekankan materi pelajaran dengan bersumber pada disiplin ilmu. Selain itu, pendidikan berfungsi untuk memelihara dan mewariskan ilmu pengetahuan, teknologi dan nilai-nilai budaya masa lalu kepada generasi yang baru.
Periode berikutnya, adalah 2004-2006. Dua kurikulum yang berlaku adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). KBK sendiri disusun untuk memenuhi pencapaian penguasaan keterampilan (skill) siswa untuk bertahan hidup, menyesuaikan diri, dan berhasil di masa datang. Sedangkan melalui KTSP, sekolah dapat mengembangkan kurikulum pendidikan sesuai dengan kapasitas masing-masing, dengan mengacu pada standar isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
KTSP digantikan dengan Kurikulum 2013 atau Pendidikan Berbasis Karakter. Dikutip dari kurikulum2013.org ini merupakan kurikulum yang mengutamakan pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter. Siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun disiplin yang tinggi.

3.    Tenaga pengajar
Permasalahan mengenai peningkatankesejahteraan guru di Indonesia yang masih jauh panggang dari api menjadi perhatian Menteri Pendidikan Anies Baswedan pada upacara peringatan Hari Guru yang jatuh tanggal 25 November 2014. Menyedihkan, ternyata masih ada guru di Indonesia yang menerima gaji Rp 150 ribu per bulan. Menteri menyatakan komitmennya untuk memperbaiki nasib guru dengan menetapkan gaji minimum serupa UMK.Memang tidak semua guru mengalami nasib yang buruk. Untuk guru PNS sendiri terutama di DKI Jakarta penghasilannya cukup besar dan tidak kalah dari penghasilan pegawai swasta.
Kepala Bidang Tendik Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Hj Ida Hidayati mencontohkan, guru PNS golongan III yang sudah sertifikasi memperoleh gaji pokok Rp 2.763.980 ditambah Tunjangan Kerja Daerah (TKD) Rp 2.900.000 dan sertifikasi Rp 2.168.700; sehingga penghasilan seluruhnya Rp 7.832.684;Sedangkan guru PNS golongan IV, kata Ida, memperoleh gaji pokok Rp 3.195.000, TKD Rp 2.900.000 dan sertifikasi Rp 2.168.700 sehinggapenghasilan seluruhnya Rp 8.263.700. Menurut dia, dibandingkan dengan tunjangan Kesra sebelumnya tunjangan guru sudah naik Rp 400.000.Untuk guru PNS di daerah lain gaji pokoknya disesuaikan dengan gaji pokok yang diterima oleh PNS berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 34 tahun 2014 mengenai Perubahan Keenambelas atas Peraturan Pemerintah No.7 tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil. Adapun bagi guru yang telah lolos sertifikasi akan menerima tunjangan sertifikasi atau yang disebut juga dengan TP (Tunjangan Profesi) sebesar 1x Gaji Pokok yang diterima setiap bulannya. Sedangkan bagi guru yang belum lolos sertifikasi, pemerintah akan memberikan DTP (Dana Tambahan Penghasilan) yang besarnya Rp 250 ribu. Ini berlaku bagi semua Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) di seluruh wilayah Indonesia. Mereka pun berhak atas gaji ke-13 yang merupakan hak bagi PNS.Sementara itu nasib guru honorer amat memprihatinkan. Ketua Forum Komunikasi Guru Tidak Tetap (FKGTT) Akhmad Hanif mengatakan bahwa rata-rata gaji guru honorer yang bekerja di sekolah negeri adalah Rp 150 – 200 ribu per bulan. Bahkan menurutnya masih ada yang dibayar di bawah Rp 100 ribu per bulan.
4.    Jenjang pendidikan

Pendidikan Anak Usia Dini
Adanya pendidikan usia dini menunjukkan bentuk perhatian penuh Pemerintah Indonesia terhadap perkembangan pendidikan bagi anak Indonesia. Pendidikan ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, Pasal 1 Butir 14 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasamani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pada PAUD, staf pengajar berasal dari tenaga profesional yang telah menempuh studi PAUD sebelumnya.

Pendidikan Dasar
Pendidikan dasar merupakan pendidikan yang ditempuh selama kurun waktu 9 tahun, yakni di Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah selama 6 tahun dan Sekolah Menengah Pertama / Madrasah Tsanawiyah selama 3 tahun. Pendidikan dasar ini juga diberikan bantuan dana oleh pemerintah untuk menunjang keberjalanannya. Bantuan dari pemerintah yang bernama Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan seperti buku-buku dan fasilitas lainnya di sekolah.

Pendidikan Menengah
Pendidikan menegah di Indonesia dapat ditempuh melalui Sekolah Menengah Atas (SMA) / Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / Madrasah Aliyah. Sekolah menengah ini ditempuh dalam kurun waktu 3 tahun, dan siswa kemudian diarahkan menuju bidang yang diminati sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pendidikan tinggi
Pendidikan tinggi merupakan jenjang yang lebih spesifik yang mengarahkan individu untuk menghasilkan sumber daya profesional yang berkualitas.




B.     Pendidikan di Negara china
1.      System pembelajaran
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, bahwa Cina tidak melakukan konsep belajar menghafal, cara mengajar yang kaku yang hanya bertujuan untuk lulus ujian saja. Melainkan sistem pendekatan atau sistem pembelajaran di Cina menekankan pada penguasaan materi, konsep, dan penguasaan keterampilan bagi para siswanya dengan cara siswa diajarkan dan diarahkan untuk memahami dan mengalami suatu hal yang sedang dipelajarinya. Dengan pendekatan pembelajaran seperti ini siswa lebih dapat dengan mudah mencerna pelajaran dan pemahaman yang telah didapatnya dapat terinternalisasi sepenuhnya dalam diri. Selain itu sarana dan pra sarana sekolah di Cina sangat mendukung proses pembelajaran. Sistem pembelajaran ini sangat baik untuk diterapkan hanya saja di Indonesia sendiri sarananya kurang mendukung, contohnya dalam laboratorium saja banyak terdapat mikroskop yang rusak, hal ini sangat menganggu proses pembelajaran di laboratorium.
2.       Tenaga Pengajar
Sistem pendidikan Cina lebih terbuka. Guru dikelompokan berdasarkan kualitas. Siswa bebas mengevaluasi kualitas guru secara objektif, mulai dari guru berkompeten sampai guru yang tidak qualified.
Pada tahun 1990, Cina memiliki 13,45 juta tenaga pengajar dengan perincian 5,58 juta guru SD; 3,63 juta guru-guru Sekolah Menengah; dan 394.500 adalah guru di Perguruan Tinggi regular. Adapun standar untuk menjadi guru di Cina adalah melalui pendidikan dalam jabatan (inservice training) yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi dengan biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh negara.
Cina sangat menempatkan guru sebagai prioritas dalam sistem pendidikan mereka. Selama lebih dari 100 tahun, pendidikan guru secara sistematis telah dilakukan di Cina dan telah berkontribusi pada terciptanya korps guru di negeri itu. Pendidikan guru di Cina saat ini menekankan pada perubahan pemikiran tentang pendidikan, konsep, materi dan metode pembelajaran, terutama moralitas guru. Semuanya dilakukan sebagai jawaban atas permintaan akan pentingnya mudernisasi pendidikan, orientasi global, dan masa depan.
Reformasi pendidikan dan kebutuhan realitas global mendorong pemerintah Cina untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas guru-guru baru. Pemerintah Cina menyediakan pendidikan yang berkesinambungan untuk meningkatkan pelayanan guru-guru sekolah, melakukan pemerataan guru hingga ke daerah-daerah terpencil, dan mendorong berkembangnya institusi pelatihan guru. Semua dilakukan sebagai salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memajukan pendidikan di Cina.
            Dengan kata lain, Cina sangat mementingkan dan memperhatikan profesi guru sehingga nantinya akan menghasilkan guru yang berkompeten , berbeda sekali dengan di Indonesia, nasib guru di Indonesia, nasib guru di Indonesia terlebih-lebih di daerah terpencil sangat menyedihkan diabaikan, bagaimana mungkin menjadikan guru yang kompoten??? Bahkan saat ini banyak orang yang tidak ingin menjadi guru.

3.       Kurikulum
Reformasi yang dilakukan Cina di dunia pendidikan secara langsung menguah kurikulum sekolah dimana ditekankan pada pengembangan potensi yang dimiliki siswa, kurikulum diarahkan untuk memfasilitasi potensi yang dimiliki siswa agar berkembang optimal. di Cina tidak terlalu menekankan kepada hapalan dan orientasi untuk lulus ujian (kognitif) karena dianggap dapat membunuh karakter anak, misalnya PR yang terlalu banyak, pelajaran yang terlalu berat, orientasi hapalan dan drilling, yang kesemuanya dapat membebani siswa baik secara fisik, mental maupun kejiwaan. Sistem sekolah di Cina mewajibkan setiap muridnya untuk berlatih olahraga selama paling tidak satu jam sebelum pelajaran dimulai. Kegiatan lain seperti memasak juga menjadi salah satu bagian penting yang harus dialamai oleh siswa disamping menekuni bidang seni budaya.
Sistem penilaian di Cina juga berkaitan dengan sistem ujian. Sekolah Dasar dan Menengah melaksanakan empat macam ujian, yaitu : ujian semester, ujian tahunan, ujian akhir sekolah, dan ujian masuk SMP/ SMA. Ujian masuk SMP terbatas pada mata pelajaran Bahasa Cina dan Matematika, sedangkan ujian masuk SMA pelaksanaannya digabungkan dengan ujian akhir SMP. Untuk masuk Perguruan Tinggi, dilakukakn Ujian Seleksi Nasional dengan pemisahan antara pilihan ilmu science dan ilmu sosial.

Pendidikan di china menggunakan system kredit dan dapat melanjutkan ke jenjang selanjutnya apabila telah memenuhi angka kredit sedangkan di Indonesia, hal tersebut dilaksanakan pada jenjang perguruan tinggi
Tingkatan Pendidikan di China terdapat Pendidikan khusus. Sedangkan di Indonesia tidak ada tingkatan pendidikan khusus. Muatan dari materi kimia yang diajarkan lebih me
nekankan pada aplikasi dan lingkungan. Sedangkan di Indonesia aplikasi dan lingkungan tidak begitu diutamakan.
Perbedaan yang lain terletak pada pemahaman mata pelajaran dan praktiknya, China lebih menekankan praktiknya. Sedangkan kita ketahui bersama bahwa pendidikan di Indonesia lebih menekankan konsep. Di China terdapat beberapa lembaga atau sistem penjamin mutu program Cina, lembaga tersebut termasuk lembaga-lembaga besar.