Minggu, 01 Juli 2018

tugas UAS dini nurwahidah H.1510296


SIGUNG SANG PENOLONG

Disebuah hutan hidupah seekor hewan yang bernama sigung. Hewan ini  terkenal karena memilki bau yang sangat menyengat. Akibat dari baunya tersebut tidak ada yang mau berteman dengannya. Ia selalu dijauhi oleh hewan lain. Setiap ia menghampiri hewan-hewan yang lain, mereka langsung pergi dan berkata “kau ini hewan yang bau.. jangan dekati aku!”  sigung merasa merasa dan ia merasa tidak bahagia dengan bau yang ia miliki.
Disuatu hari para hewan-hewan berkumpul untuk membicarakan tentang si pemburu yang selama ini sangat meresahkan . Banyak hewan yang mati terbunuh oleh si pemburu itu. Ada yang dijadikan sebagai makanan, ada hewan yang diambil kulitnya dan ada hewan yang diambil taringnya.. pemburu ini membuat resah seluruh hewan yang ada dihutan.. hewan-hewan tersebut memikirkan bagaimana caranya untuk mengusir si pemburu tersebut.
“aku punya ide nih, Bagaimana kalau aku dan teman-temanku menghadang pemburu didepan pati mereka tidak akan bisa masuk kehutan lagi ” ujar gajah.
“jangan!!! Ucap kancil. “para pemburu itu kan membawa senapan, mereka pasti akan menembak mu begitu melihatmu dan pasti mereka akan megambil gadingmu… apa kamu mau?” Tanya kancil
“tidaakk… aku tidak mau? lantas apa yang harus kita lakukan?”Tanya gajah.
“kalau begitu aku aja, aku akan menggunakan duri ditubuhku agar merea tidak bisa melangkah kemari”, tawar landk.
“tidak bisa.. aku lihat mereka memakai sepatu yang sangat tebal duri tidak akan bisa menembusnya”, kata monyet.
“bagaimana dengan kamu harimau, kamu kan berbadan besar serta memilki kuku dan taring yang tajam mereka pasti takut denganmu” kata tikus.
“tidak bisa, teman-temanku sudah banyak yang tertembak oleh pemburu”. Jawab harimau.
“terus kita haru berbuat apa? Kalau dibiarkan kita semua akan mati ditangan pemburu?” kata kura-kura yang mulai ketakuan.
Saat para hewan sedang merasa kebingungan, sigung pun dating dan memberikan sebuah ide.
“aku tau cara mengusir pemburu”, kata sigung
“Bagaimana caranya?” Tanya katak.
Aku dan teman-temanku akan berkumpul dan memasang perangkap bau yang bertubi-tubi. Karena mereka berbahaya aku dan teman-temanku akan bersembunyi. Jadi semua aman dan bau dari kami masih bisa dirasakan”, jelas sigung.
Setiap hewan menatap satu sama lain. Mereka berfikir ide dari sigung adalah ide yang bagus, karena hewan-hewan dihutan saja merasa kebauan, apalagi para pemburu itu. Semua hewan pun menyetujuinya dan mulai menjalankan rencana terebut.
Saat para sigung mendekat ke sisi pemburu, para hewan yang lain menjauh ke sisi lainnya menghindari bau sigung. Semua sigung sudah bersembunyi dan siap menyerang. Mereka tinggal menunggu para pemburu itu datang. Sebelum itu, mereka sudah makan banyak durian agar bisa buang gas yang sangat bau. Tak lama para pemburu pun datang. Para sigung mulai mengeluarkan gas baunya.
Mereka ada dimana-mana. Ada di balik semak, di atas pohon, sampai di dalam tanah. Karena baunya yang semakin menyengat, para pemburu itu berbalik dan pergi menjauhi hutan mereka. Rencana para sigung berhasil. Untung saja, para pemburu itu tidak membawa masker gas.
Mendengar teriakan pemburu yang mengeluh dari kejauhan, para hewan yang lain bahagia mendengarnya. Mereka semua kembali untuk menghampiri sigung. Tentu saja, sebisa mungkin dengan tidak mencium bau gas yang masih tersisa. harimau datang menghampiri dan berkata pada semuanya.
"berkat kekurangannya sekarang dia jadi penyelamat kita. Kita tidak boleh memusuhi sigung karena baunya. Karena bau inilah, mereka dapat menolong kita.", kata harimau.
Akhirnya, sigung dapat bermain dengan teman-teman hewan lainnya lagi. Mereka tetap mau bermain dengan sigung, tapi tidak baunya lagi. Karena sudah berhasil menyelamatkan hutan Sekarang, hutan menjadi aman dan mereka selamat dari pemburu.

4 komentar: